Sabtu, 10 Juni 2017

tajuk rencana

TAJUK RENCANA

A.    Pengertian Tajuk Rencana
Tajuk rencana adalah artikel pokok dalam surat kabar yang merupakan pandangan redaksi terhadap peristiwa yang sedang menjadi pembicaraan pada saat kabar itu diterbitkan. Dalam tajuk rencana biasanya diungkapkan adanya informasi atau masalah actual, penegasan pentingnya masalah opini redaksi tentang masalah tersebut, kritik dan saran atas permasalahan, dan harapan redaksi akan peran serta pembaca. (id.wikipedia.org)
Pernyataan fakta dan opini ini biasanya diutarakan secara singkat, logis, menarik ditinjau dari segi penulisan dengan tujuan untuk mempengaruhi pendapat atau menerjemahkan berita yang menonjol agar pembaca menjadi menyimak seberapa penting berita tersebut. Fungsi tajuk rencana biasanya menjelaskan berita, artinya, dan akibatnya pada masyarakat. Tajuk rencana juga mengisi latar belakang dari kaitan berita tersebut dengan kenyataan sosial dan faktor yang mempengaruhi dengan lebih menyeluruh. Dalam tajuk rencana terkadang juga ada ramalan atau analisis kondisi yang berfungsi untuk mempersiapkan masyarakat akan kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi, serta meneruskan penilaian moral mengenai berita tersebut.
Tajuk rencana tidaklah dapat disebut berita. Tajuk rencana mirip dengan opini yang ditulis oleh para penulis lepas. Bedanya, tajuk rencana ditulis oleh para redaktur yang mewakili suara lembaga pers tentang permasalahan yang sedang aktual dan banyak diberitakan di media massa, termasuk di media yang bersangkutan sementara opini biasanya ditulis oleh penulis lepas atau kontributor. Definisi tajuk rencana kemudian menjadi rancu ketika ada media massa yang menggunakan istilah berita utama untuk tajuk rencana.

B.     Ciri-ciri Tajuk Rencana
1.      Berisi opini redaksi tentang peristiwa yang sedang hangat dibicarakan.
2.      Berisi ulasan tentang suatu masalah yang dimuat.
3.      Biasanya berskala nasional, berita internasional dapat menjadi tajuk rencana, apabila berita tersebut member dampak kepada nasional.
4.      Tertuang pikiran subyektif redaksi

C.     Unsur Tajuk Rencana
1.      Menyatakan suatu pendapat
2.      Logis dan sistematis
3.      Singkat, padat dan jelas
4.      Menarik untuk dibaca

D.    Bagian-bagian Tajuk Rencana
Tajuk rencana terdapat uraian tentang aspek yang menjadi focus tajuk rencana. Uraian ini lebih tepat jika disebut sebagai bagian-bagian tajuk rencana. Bagian-bagian tersebut adalah sebagai berikut :
1.      Judul, terkait dengan topic atau isu yang hendak dibahas.
2.      Latar belakang, menjelaskan sepintas akan isu atau topic.
3.      Tokoh, mengungkapkan tokoh-tokoh yang terkait.
4.      Masalah, mengutarakan masalah yang terjadi dalam isu.
5.      Peristiwa yang disampaikan, hal-hal yang terjadi pada isu.
6.      Opini penulis, terkait dengan isu tersebut.
7.      Saran dan solusi permasalahan,
8.      Kesimpulan, ringkasan dari pembahasan.
9.      Sumber berita,
10.  Anggota redaksi, mengenakan tim yang terlibat dalam pemberitaan dalam surat kabar.  

E.     Fungsi Tajuk Rencana
1.      Sebagai kritik atas ketimpangan yang terjadi dalam masyarakat
2.      Memberikan wawasan kepada masyarakat atas permasalahan yang sedang hangat terjadi

F.      Jenis-jenis Tajuk Rencana
1.      Tajuk rencana yang memberikan informasi semata.
Tajuk semacam ini agak jarang dijumpai. Kalaupun ada, pada umumnya karena si penulis tajuk masih belum mengetahui kebijakan surat kabarnya.
2.      Tajuk rencana yang bersifat menjelaskan.
Jenis tajuk ini hamper serupa dengan interpretasi yang memberikan penjelasan suatu peristiwa atau berita.
3.      Tajuk rencana yang bersifat memberikan argumentasi
Tajuk rencaana ini bersifat analitis dan memberikan argumentasi mengapa sampai terjadi sesuatu hal dan apa akibatnya.
4.      Tajuk rencana yang menjuruskan timbulnya aksi.
Tajuk semacam ini adalah tajuk yang mendorong timbulnya aksi dari masyarakat. Si penulis tajuk ingin menjuruskan timbulnya tindakan secara cepat. Tetapi, pembaca surat kabar sekarang sudah terbiasa dengan keadaan, dan kurang lagi terdorong untuk mengambil aksi.
5.      Tajuk rencana yang bersifat jihad
Tajuk semacam ini umumnya datang berturut-turut dan dengan sikap yang jelas terhadap sesuatu masalah. Tujuannya juga jelas untuk mengadakan perubahan. Contohnya tajuk-tajuk rencana yang terus menerus tentang antijudi dan kemudian menghapuskan judi.
6.      Tajuk rencana yang bersifat membujuk
Jenis tajuk rencana yang bersifat membujuk ditujukan secara halus kepada masyarakat pembaca untuk mengambil tindakan atau pendapat umum.
7.      Tajuk rencana yang bersifat memuji
Jika ada tajuk yang mendorong aksi maka sudah wajar juga jika ada tajuk yang ditujukan untuk memuji atau memberikan pujian atas suatu prestasi yang terjadi pada masyarakat.
8.      Tajuk rencana yang bersifat menghibur
Tajuk jenis ini sering terdapat dalam suatu suat kabar yang isinya semata-mata hiburan dan sering di kaitkan dengan human interest story. Misalnya tajuk duka karena meninggalnya gajah tertua di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta (Assegaf, 1983:65-66).

G.    Isi dari Tajuk Rencana
Tajuk rencana berisi permasalahan yang sedang hangat dalam masyarakat dan opini redaksi atas permasalahan tersebut, yang meliputi topic berita, tujuan redaksi, pandangan atau visi dan harapan-harapan redaksi akan peran serta pembaca.
Masalah yang disoroti dalam tajuk rencana dapat dinyatakan secara eksplisit atau implicit. Masalah yang disoroti dapat berupa kebijakan pemerintah, perkembangan situasi social dan politik, peristiwa tertentu dalam masyarakat, atau tokoh berpengaruh. Dalam menyoroti sebuah masalah, redaksi mungkin menyetujui, menolak, memberikan alternative atau memberikan bahan renungan bagi pembaca.

H.    Tahapan membuat Tajuk Rencana
1.      Pencarian ide dalam topic
2.      Seleksi dan penetapan topic
3.      Pembobotan substansi dan penetapan tesis dari keseluruhan uraian tajuk rencana
4.      Pelaksanaan penulisan